CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 05 November 2013

5 penjara dengan fasilitas paling unik di dunia



Di Indonesia penjara bisa terasa sangat sesak, terbatas dan pengap. Di luar negeri penjara bisa bak mal, rumah sendiri dan penjara yang sel-sel serta fasilitasnya bisa dibeli, tergantung kocek!
Berikut ini adalah 5 Penjara Dengan Fasiltas Terunik di Dunia dikutip dari Unikgaul.com

1.Penjara San Pedro di La Paz, Bolivia

Buat narapidana, sebut saja uang yang dimiliki. Mereka bisa hidup nyaman seperti orang normal bila tajir, punya banyak duit. Maklum saja, penjara terbesar di Bolivia ini bisa dibeli bak mem-booking hotel atau menyewa rumah kontrakan.Penjara ini tak ada bedanya dengan kampung mini seperti di luar penjara, ada pasar, kantin, restoran, hotel, bengkel dan lain-lain. Masing-masing sektor memiliki fasilitas umum seperti yang telah disebutkan di atas. Juga ada tempat permainan seperti meja biliard, poker, catur video games. Semua fasilitas itu dijalankan sendiri oleh para narapidana.
Terbagi dalam 8 sektor dengan kelas yang paling mewah sampai sederhana, para napi bisa menyewa sel sesuai dengan durasi hukumannya. Simak sektor yang paling mewah, “La Posta”, menyediakan kamar mandi dalam, dapur, televisi kabel. Harganya antara US$ 1.000-1.500 atau setara Rp 9 juta – Rp 14 juta per masa hukuman. Yang lebih mahal? Ada, sel mewah terdiri dari 3 lantai dan jacuzzi. Di penjara ini ada sekitar 1.500 napi. Yang koceknya cekak, tentu hidup empet-empatan, satu sel bisa sampai 5 orang.
Penjara ini bebas, anak-istri napi bisa masuk semaunya, bahkan sampai tinggal di dalam. Penghasilan para napi, mulai dari kontrak eksklusif dengan salah satu produsen minuman ringan terkenal di dunia, menjadi penyampai pesan, penata rambut, penjaga toko, hingga bandar judi dan produsen narkoba.
Penjara ini memiliki ‘pemerintahan’ dan aturan sendiri di tiap sektor. Masing-masing sektor memiliki klub bola, hingga pemainnya bisa diperjualbelikan seperti di asal. Asal tahu saja, polisi tidak ikut campur dalam penjara ini.

2. Penjara Sark di Kepulauan Guernsey, Inggris

Penjara Sark di Kepulauan Guernsey, tepatnya di Pulau Sark ini adalah penjara terkecil. Dibangun tahun 1856, tidak berjendela dan hanya muat 2 orang narapidana. Para napi atau tersangka biasanya hanya ditahan maksimal 2 malam di penjara itu.Untuk kemudian para tersangka akan diadili di Pengadilan Seneschal Sark yang kemudian akan ditahan dipenjara di rutan Guernsey.

3. Penjara Cebu di Filipina

Penjara di Provinsi Cebu, Filipina, ini terkenal akan tariannya di dunia. Program ini dimulai saat Byron F Garcia, penasihat keamanan pemerintah Cebu yang juga menjadi kepala penjara, berinisiatif untuk memulai program latihan menari kepada para napi.Lantas semua napi di penjara berkapasitas 1.500 orang ini menari massal dengan kostum penjara warna oranyenya. Garcia kemudian mengunggah video latihan menari ini ke Youtube. Video pertama yang diunggah, tampak para napi menari seperti zombie dengan gerakan rancak dan rampak, dengan lagu Michael Jackson, ‘Thriller’. Video yang diunggah tahun 2007 lantas menjadi terkenal dan menjadi perbincangan di dunia.
Efeknya, para napi sekarang menampilkan pertunjukan langsung mengenai tarian massal ini, dan aksi mereka menarik para wisatawan. Kaos yang mereka gunakan juga dijual sebagai suvenir.

4. Penjara Aranjuez di Spanyol

Penjara ini memiliki ruangan keluarga, diperuntukkan bila ada keluarga tahanan yang menjenguk. Ruang keluarga ini didesain dengan cute dengan ruang bermain balita yang dihiasi lukisan-lukisan kartun Walt Disney, juga taman.Tujuannya, agar anak-anak para tahanan yang mengunjungi orang tuanya yang sedang ditahan tidak mendapatkan kesan bahwa orang tua mereka dipenjara. Ada total 36 sel bernuansa ‘bintang lima’ ini dan semuanya bersih!

5. Penjara Justizzentrum Loeben di Austria

Justizzentrum atau Justice Center ini merupakan kompleks bangunan pengadilan plus penjara di Leoben, Styria, Austria. Kesannya, ini bukan penjara tapi mal!Model bangunan ini futuristik dengan material kaca tembus pandang di banyak bagiannya, hasil desain arsitek Joseph Hohensinn. Penjara yang berdiri pada November 2004 ini bisa menampung 205 tahanan dan sekarang full booked. Mayoritas tahanan penghuni penjara ini melakukan tindak pidana pencurian.
Ada dua tulisan di sekeliling penjara itu: “Semua manusia dilahirkan bebas dan sama dalam martabat dan hak,” yang diambil dari Perjanjian Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, dan “Semua orang yang dirampas kebebasannya wajib diperlakukan secara manusiawi dan dengan menghormati martabat yang melekat pada diri manusia“.

0 komentar:

Posting Komentar